Yuk Pelajari 9 Cara Ternak Loverbird Paling Jitu

3 min read

Cara Ternak Loverbird

Cara Ternak Lovebird – Lovebird merupakan salah satu burung yang cukup banyak disukai karena memiliki tampilan yang menarik, dengan bulunya yang cerah. Beternak burung ini, menjadi prospek yang menjanjikan mengingat modal yang dibutuhkan tidak banyak. Selain itu, perawatan lovebird juga tergolong mudah karena bisa bertahan di segala cuaca. Bagi anda yang berminat untuk ternaik burung ini, berikut ini 9 cara ternak loverbird yang bisa anda terapkan di rumah.

9 Tips Jitu Berternak Lovebird Cepat Bertelur

  1. Menyiapkan Kandang Perjodohan

Kandang Perjodohan Burung Lovebird
Gambar Kandang Burung Lovebird

Langkah awal untuk beternak burung lovebird yaitu dengan menyiapkan kandang terlebih dahulu. Adapun ukuran kandang yang dibutuhkan yaitu memiliki panjang 50 cm, lebar 50 cm serta tinggi 50 cm. Kandang ini digunakan untuk menjodohkan antara burung jantan dan burung betina. Sedangkan jika ingin beternak lebih dari sepasang, maka anda bisa memilih kandang yang lebih besar den bersekat. Ada banyak jenis kandang yang bisa dipilih sesuai keinginan.

  1. Menyiapkan Kandang untuk Bertelur

Kandang untuk Bertelur Lovebird
Gambar Glodok

Selain kandang untuk perjodohan sepasang lovebird, anda juga perlu menyiapkan kandang tempat burung betina bertelur. Tempat bertelur lovebird biasa juga disebut dengan glodok. Kandang yang ideal sebaiknya terbuat dari kayu dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm. Anda juga perlu menyiapkan serut kayu, ranting kecil, serta dedaunan kering di sekitar kandang. Dengan begitu, burung betina akan menghiasi sarangnya sendiri.

  1. Memilih Indukan yang Berkualitas

Burung Lovebird Indukan
Gambar Burung Indukan

Setelah menyiapkan kandang untuk lovebird, selanjutnya yaitu indukan lovebird. Penting untuk menentukan jenis lovebird yang ingin diternak, sebelum memilih indukan. Agar cara ternak loverbird  berhasil, anda perlu memastikan burung seperti apa yang ingin dikembangbiakan. Lovebird dengan suara yang bagus atau yang memiliki bulu yang indah. Selanjutnya Pilihlah betina yang memiliki suara bagus, sedangkan jantan dengan fisik yang lebih bagus.

Pastikan untuk memilih indukan yang sehat dan berkualitas, agar nantinya menghasilkan anakan yang juga sehat. Kenali ciri ciri lovebird jantan dan betina, agar nantinya tidak sampai salah memilih indukan. Anda juga perlu menanyakan umur indukan kepada penjual. Idealnya, lovebird yang bagus untuk indukan memiliki usia  7 hingga 8 bulan. Agar hasilnya lebih bagus, sebaiknya pilihlah lovebird jantan dengan umur yang lebih muda dibandingkan dengan burung betina.

  1. Menjodohkan Sepasang Lovebird

Gambar Burung Lovebird sepasang
Gambar Burung Lovebird sepasang

Cara ternak lovebird selanjutnya yaitu melakukan perjodohan. Namun, anda perlu mengetahui ciri ciri lovebird yang siap kawin. Biasanya burung betina akan merentangkan sayap dan mengangkat ekornya ke atas. Sedangkan burung jantan akan menggosok gosokkan pantatnya pada sangkar. Umumnya perkawinan sepasang indukan dilakukan ketika burung memasuki usia 1 tahun. Langkah awal menjodohkan bisa dilakukan dengan mempertemukan kedua burung tersebut.

Selanjutnya cara ternak loverbird  dilakukan bertahap dengan menjajarkan sepasang lovebird cukup dekat, sampai akhirnya kurung dirapatkan. Setelah burung jantan dan betina terlihat akrab, maka anda bisa memasukkannya ke dalam satu kandang. Hindari menyatukan burung jantan dan betina secara langsung di kandang yang sama, karena dikhawatirkan keduanya tidak cocok. Selain itu, hindari memaksakan burung yang belum cukup umur untuk kawin.

  1. Memberikan Makan Secara Rutin

Gambar Burung Lovebird Makan
Gambar Burung Lovebird Makan

Setelah burung jantan dan betina sudah berjodoh, maka anda perlu memberikan makan secara rutin, agar burung betina cepat bertelur. Makanan yang tepat untuk burung lovebird agar cepat bertelur yaitu behih kenari, biji bunga matahari, jagung muda, tauge, kangkung dan biji sawi. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan rutin mengganti minum. Selain itu, anda juga perlu menambahkan lampu spektrum untuk menjaga keseimbangan suhu dalam kandang.

  1. Penanganan Burung Betina Saat Bertelur

Biasanya burung betina akan membuat sarang dari ranting daun atau kulit jagung yang sudah kering di kandang tempat bertelur. Pada masa ini, sebaiknya berikan makanan tambahaan berupa jagung muda setiap hari, serta sawi putih setiap dua kali sehari. Cara ternak loverbird  ini dipercaya dapat menghasilkan telur yang bagus dan dapat berkembang menjadi embrio.

Biasanya burung ini akan bertelur setiap dua hari sekali. Rata rata burung betina akan menghasilkan telur sebanyak 4 hingga 6 butir dalam sekali bertelur. Hal ini tergantung dari keturunan indukan dan jenis makanan yang diberikan. Pada saat bertelur usahakan tidak terlalu sering mengecek kondisi burung. Hal ini bisa menyebabkan burung merasa terganggu, apalagi jika sudah masuk masa pengeraman.

  1. Proses Pengeraman

Gambar Burung Lovebird Mengerami
Gambar Burung Lovebird Mengerami

Proses pengeraman telur biasanya berlangsung sekitar sekitar 21 hingga 23 hari. Setelah bertelur, tidak semua burung betina akan mengerami telur telurnya. Jika betina tidak mau mengerami, sebaiknya dekatkan burung betina yang tidak mau mengerami dengan betina lain yang sedang mengerami telurnya. Anda bisa melakukan dengan mendekatkan sangkar keduanya. Dengan begitu, maka burung tersebut akan terpancing untuk mengerami telur telurnya.

Namun, perlu diketahui bahwa saat pertama kali bertelur, tidak bisa dipastikan bahwa telur telur tersebut akan menetas. Hal ini bisa disebakan karena burung lovebird yang belum siap bertelur, maupun faktor eksternal lainnya. Anda juga perlu memisahkan burung jantan dan betina saat proses pengeraman berlangsung, dan mengawinkan dengan betina lain. Setelah telur pertama menetas, maka telur yang lain akan ikut menetas dalam waktu kurang lebih 24 jam.

  1. Pemisahan Induk dengan Anakan

Gambar Burung Lovebird dengan Anaknya
Gambar Burung Lovebird dengan Anaknya

Setelah semua telur menetas, maka setelah 14 hari anda perlu memisahkan indukan dengan anaknya. Hal ini bertujuan agar anakan menjadi lebih jinak, selain itu anakan juga lebih mandiri Anda juga bisa menerapkan cara ternak loverbird  dengan menunggu sampai anakan tersebut keluar dari sarangnya. Saaat memisahkan anakan dari induknya, maka anda perlu menyiapkan lampu 5 watt di kandang anakan untuk menjada suhu agar tetap hangat.

  1. Merawat Anakan lovebird

Gambar Anakan Lovebird
Gambar Anakan Lovebird

Setelah dipisahkan dari indukan, maka anda perlu merawat anakan tersebut dengan memberikan makan secara rutin. Anakan lovebird belum bisa makan sendiri, sehingga anda harus menyuapinya. Berikan makanan berupa bubur instan yang sudah dicampur dengan air hangat. Anda bisa menyuapinya dengan menggunakan suntikan. Ganti jarum pada suntikan dengan karet pentil maupun selang elastis.

Anda perlu melolohkan makanan anakan setiap 4 jam sekali dan memberikan perhatian yang ekstra. Pastikan jika makanan yang diberikan mengandung nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan anakan agar cepat besar. Sebaiknya ajak bermain sesekali agar anakan semakin jinak. Setelah anakan sudah bisa makan sendiri, maka cara ternak loverbird  selanjutnya dilakukan dengan melatihnya secara rutin agar memiliki suara yang bagus.

Perawatan untuk ternak lovebird tidaklah sulit dan hampir sama dengan burung yang lain. Namun, dalam proses perkawinanya anda perlu memastikan bahwa burung sudah memasuki masa kawin. Agar proses perkawinan lebih mudah, maka anda bisa membeli indukan yang sudah sepasang beserta makananannya di toko burung. Untuk mendapatkan indukan yang bagus, maka anda harus memperhatikan kualitas dan umur indukan lovebird.

One Reply to “Yuk Pelajari 9 Cara Ternak Loverbird Paling Jitu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *