Murai batu dikenal sebagai burung kicau dengan suara lantang dan variasi lagu yang indah. Namun, salah satu masalah yang sering dialami oleh para penghobi adalah murai batu nglowo. Kondisi ini cukup mengganggu karena membuat burung sulit tampil maksimal, baik di rumah maupun di arena lomba.
Lalu, apa sebenarnya nglowo itu, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya? Simak pembahasan berikut.

Apa Itu Murai Batu Nglowo?
Nglowo adalah kondisi di mana murai batu mengeluarkan suara pelan, lirih, seperti bergumam, dan tidak mau mengeluarkan suara keras atau tembakan. Biasanya burung terlihat kurang percaya diri,
Penyebab Murai Batu Nglowo
Berikut beberapa penyebab umum murai batu mengalami nglowo:
- Mental Burung Drop
Mental yang jatuh akibat kalah tarung, kalah lomba, atau sering kalah dominasi dengan burung lain bisa membuat murai menjadi minder dan hanya berbunyi pelan.
- Terlalu Sering Over Birahi (OB)
Birahi yang terlalu tinggi namun tidak tersalurkan dengan baik dapat menyebabkan burung stres dan akhirnya memilih nglowo.
- Pola Perawatan Tidak Konsisten
Perubahan mendadak pada pakan, setelan harian, atau jam pengembunan bisa membuat burung tidak nyaman dan kehilangan kestabilan mental.
- Kurang Stamina dan Nutrisi
Kekurangan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral membuat burung lemas sehingga tidak mampu mengeluarkan suara maksimal.
- Faktor Lingkungan
Lingkungan yang terlalu ramai, sering pindah tempat, atau dekat dengan predator (kucing, tikus) juga bisa memicu stres pada burung.
- Trauma atau Pengalaman Buruk
Murai yang pernah jatuh sangkar, terserang penyakit, atau dipaksa tampil sebelum siap mental bisa mengalami trauma berkepanjangan.
Cara Penanganan Murai Batu Nglowo
Penanganan nglowo harus dilakukan secara bertahap dan sabar. Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan:
- Stabilkan Mental Burung
Tempatkan murai di lingkungan yang tenang, jauh dari burung fighter atau suara bising. Hindari dulu penggantangan dan lomba.
- Atur Ulang Setelan Harian
Kembalikan perawatan ke pola dasar:
- Mandikan secukupnya
- Jemur ringan (30–45 menit)
- Kerodong saat istirahat
- Kendalikan Birahi
Kurangi porsi EF seperti jangkrik dan kroto jika burung terlihat OB. Tambahkan mandi sore untuk menurunkan birahi.
- Tingkatkan Asupan Nutrisi
Berikan pakan berkualitas dengan kandungan protein seimbang, vitamin, dan mineral untuk meningkatkan stamina dan kualitas suara.
- Lakukan Terapi Masteran
Perdengarkan suara master dengan volume pelan, seperti:
- Cucak jenggot
- Kenari
- Kapas tembak
Terapi ini membantu merangsang keberanian burung secara perlahan.
- Sabar dan Konsisten
Pemulihan murai nglowo tidak bisa instan. Lakukan perawatan secara konsisten minimal 2–4 minggu hingga mental burung kembali stabil.
Kesimpulan
Murai batu nglowo umumnya disebabkan oleh mental drop, stres, over birahi, dan kesalahan perawatan. Kunci utama penanganannya adalah menenangkan burung, menstabilkan mental, serta memperbaiki pola rawatan dan nutrisi.
Dengan kesabaran dan perawatan yang tepat, murai batu nglowo dapat kembali gacor dan tampil maksimal.